Tips Memaduka Warna Hijab Dengan Gamis Brokat Yang Tepat

Kerap terjadi kesalahan seseorang dalam memadukan hijab dengan gamis brokat ketika menghadiri pesta, tak heran bila pakaian yang mereka kenakan menjadi tidak sesuai dan malah terkesan jelek. Anda perlu berhati-hati dalam memadukan warna ataupun bentuk hijab dengan gamis yang anda kenakan, sehingga anda tidak menjadi pusat perhatian karena pakaian anda tidak sesuai dengan harapan anda.

Agar anda tehindar dari kejadian yang memalukan karena salah dalam memadukan warna, berikut ini tips yang bisa anda ikuti agar anda mahir dalam memadukan pakaian gamis dengan hijab anda. Sebelum masuk ke pembahasan, disini kami menggunakan metode lingkaran warna untuk memadukan. Sehingga sangat penting untuk anda mengetahui apa itu lingkaran warna, sehingga adna bisa tahu bagaimana langkah ini berjalan.

  1. Memilih perpaduan warna yang letaknya berdampingan

Anda bisa memilih warna hijab dengan pakaian yang sesuai warna di lingkaran warna, pastikan bila warna tersebut bersebelahan sehingga tidak terlalu mencolok. Sebagai contoh ketika anda mengenakan baju berwarna orange, maka akan cocok bila anda menggunakan hijab bewarna red-orange ataupun orange-yellow. Warna-warna ini sangat cocok untuk dipasangkan, sehingga tidak ada kesan anjlok atau warna tidak cocok.

  1. Memilih warna netral yang bisa dipadukan dengan banyak warna

Agar kamu berada di titik aman, anda bisa mengenakan hijab dan pakaian gamis yang berwarna netral, contohnya hitam, putih, krem atau mungkin abu-abu. Warna-warna ini tidak perlu mengikuti aturan seperti di nomor satu, sehingga kamu lebih mudah dalam menggunakan pakaian tanpa harus takut merasa tidak sesuai.

  1. Memilih outfit tak harus sewarna

Anda bisa mendapatkan banyak kreasi warna yang tak serupa namun masih cocok untuk dikenakan, contohnya kelompok warna seperti hijau dan coklat, kemudian biru langit, abu-abu dan juga tosca, kemudian merah, emas, tembaga dan juga orange. Namun anda perlu menyesuaikan setiap warna yang anda kenakan, jangan sampai terlihat berlebihan sehingga memperlihatkan kostum yang berantakan.

Itulah beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mencocokkan warna hijab anda dengan gamis brokat anda.

Didiet Maulana Mempromosikan Indonesia dengan Membawa Koleksi Kain Ikat ke London,

Didiet Maulana kembali membuat Indonesia dikenal secara internasional. Arsitek, yang mengubah profesinya menjadi stylist, membawa Ikat Indonesia ke London terlambat ke budaya Indonesia (15/2).

Acara ini adalah hasil kerjasama antara Bekraf dan Komite Buku Nasional untuk mempromosikan Indonesia di London Book Fair 2019 sebagai negara fokus pasar. Didiet membawa dua belas koleksi busana yang disebut “Senandung Nusantara” dengan desain yang mencolok seperti karya-karya sebelumnya.

Lihat koleksi Kece terbaru dari Didiet Maulana dan kegembiraan acara ini!

1. Senandung Nusantara mempromosikan keanekaragaman kekayaan tekstil di nusantara
Konsep desain Senandung Nusantara didasarkan pada keanekaragaman kekayaan tekstil di nusantara. Kombinasi berbagai gaya dan bentuk bekerja secara harmonis seperti lagu melodi.

2. Didiet membawa bahan baku untuk kain ikat dari empat wilayah berbeda
Didiet telah menghasilkan kain dari empat wilayah Indonesia yang berbeda, yaitu Klaten, Sumba, Kediri dan Denpasar, secara urban dan segar. Peragaan busana ini juga didukung oleh tim yang luar biasa.

Yudith Kindangen dari Indonesia dianggap sebagai fashion stylist. Sementara make-up artist dan hairdresser dari Jepang dikirim ke Asuka Fukuda dan Moe Mukai.

3. Ikatan Indonesia berubah menjadi pakaian tema urban yang keren
Serial mode Senandung Nusantara merupakan singkatan dari kebebasan dan gaya hidup perkotaan. Dari model jaket dan blazer, dipadukan dengan bralette, celana flare dan aksesoris korsase choker.

Semua terbuat dari Ikat, termasuk kaus kaki lompat buatan sendiri. Aspek yang kuat ini diperhalus oleh kehadiran bahan dalam di tulle.

4. Acara ini juga dianimasikan oleh Wiwied Muljana dan berubah menjadi skerries di nusantara
Acara ini juga terinspirasi oleh kehadiran Wiwied Muljana, teman lama Didiet, yang juga bekerja sebagai desainer. Tak ketinggalan penampilan trio Ubiet Raseuki menjadikan acara ini lebih meriah.

Para tamu dimanjakan dengan hidangan kuliner yang menggugah selera. Koki dan koki Petty Elliott, Santhi Serad, menyajikan canape bergaya Indonesia yang lezat.

5. Didiet juga menyajikan buku “Kisah Kebaya”, yang akan segera diterbitkan
Didiet Maulana, yang menghabiskan enam tahun mempelajari asal-usul Kebaya dan modifikasinya, mengakhiri acara dengan pengenalan buku yang ditulis sendiri. Buku Kisah Kebaya akan dirilis untuk pertama kalinya pada Maret 2019 di London Book Fair.

Buku ini juga memuat foto-foto Muses, kumpulan puisi karya Didiet Maulana, dan teknik untuk memadukan dan mengadaptasi Kebaya. Tentunya saya tidak bisa menunggu, tidakkah Anda ingin segera mendapatkan buku Didiet? Tunggu program rilis di Indonesia